SUMBER – Polisi masih menyelidiki temuan tengkorak manusia di kawasan hutan Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Hingga kini, identitas korban maupun penyebab kematiannya belum diketahui.
Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Alva Zakiya Akbar mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Polisi juga berupaya mengungkap identitas korban berdasarkan barang-barang yang ditemukan di lokasi.
“Masih lidik. Kami berusaha mengidentifikasi korban dari barang-barang yang ditemukan di TKP,” kata Alva, Senin (1/6/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan tengkorak dan sejumlah tulang belulang manusia. Selain itu, ditemukan kaos berkerah warna merah yang sudah memudar bertuliskan ‘Sampoerna Retail Community’ serta sebuah sandal warna biru.
Kapolsek Sumber AKP Pujiono menjelaskan, tengkorak tersebut ditemukan di kawasan hutan petak 5F RPH Logede BKPH Sudo KPH Mantingan yang masuk wilayah Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo.
Menurutnya, penemuan itu bermula saat seorang warga bernama Susilo Anung Rohmad (30), warga Desa Pelemsari, Kecamatan Sumber, membersihkan lahan bersama rekan-rekannya pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
“Pada saat membersihkan lahan, saksi melihat tengkorak manusia dan tulang belulang yang berada di sekitar lokasi,” ujar Pujiono.

Temuan tengkorak manusia di kawasan hutan Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Senin (1/6/2025). Foto: rembangsepekan.com
Setelah menemukan tengkorak tersebut, saksi meninggalkan lokasi dan melaporkannya kepada perangkat desa. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Sumber.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Sumber bersama Tim Inafis Polres Rembang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.
Pujiono mengatakan hasil pemeriksaan awal belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
“Hasil pemeriksaan dokter belum bisa memastikan penyebab kematian,” jelasnya.
Data yang dihimpun rembangsepekan.com, diperkirakan sosok dibalik penemuan tengkorak dan tulang-belulang manusia itu adalah seorang laki-laki dan sudah meninggal tiga tahun yang lalu.
Saat ini seluruh tulang belulang dan barang bukti yang ditemukan telah dibawa ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar datang ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk membantu proses identifikasi.
(daf/daf)








