REMBANG – Program beasiswa yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Program ini dinilai mampu membuka akses pendidikan tinggi bagi pelajar berprestasi.
Abdul Mu’ti menyebut, langkah pemerintah daerah tersebut menjadi contoh nyata komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Ini program yang sangat baik. Pemerintah daerah hadir membantu anak-anak berprestasi agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya saat berkunjung ke Rembang, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, keterbatasan biaya masih menjadi kendala utama bagi banyak pelajar untuk melanjutkan kuliah. Oleh karena itu, program beasiswa seperti yang dijalankan Pemkab Rembang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro’ mengungkapkan, program beasiswa daerah telah berjalan sejak 2017. Hingga kini, total 494 mahasiswa telah menerima bantuan tersebut.
Rinciannya, sebanyak 389 mahasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri di Pulau Jawa dan Madura. Sedangkan 105 lainnya melanjutkan studi di perguruan tinggi swasta di Kabupaten Rembang.
Pemkab Rembang juga terus mendorong pemerataan pendidikan melalui program “Satu Desa Satu Sarjana”. Pada tahun ini, terdapat 11 desa di delapan kecamatan yang menjadi sasaran karena jumlah lulusan sarjananya masih rendah.
Untuk penerima beasiswa tahun ini, proses seleksi masih berlangsung. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada September setelah melalui tahapan administrasi, tes tertulis, hingga wawancara.
Pemkab Rembang menegaskan akan terus memperluas jangkauan program beasiswa, khususnya bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar kesempatan mengenyam pendidikan tinggi semakin merata.
(daf/daf)







Comments are closed.