REMBANG – Sebuah pohon di tepi Jalur Pantura timur Jembatan Pasarbanggi, Rembang, nyaris tumbang usai tertabrak sebuah truk, pada Selasa (30/6/2026) malam. Kondisi pohon yang membahayakan pengguna jalan membuat warga melaporkan ke BPBD Rembang untuk dilakukan penanganan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Rembang, M. Lutfi Hakim, mengatakan laporan diterima dari masyarakat yang khawatir pohon roboh dan menimbulkan korban. Sebelum petugas datang, pohon tersebut diketahui sudah tertabrak truk yang melintas dari arah timur.
“Informasi yang kami terima, pohon hampir tumbang setelah tertabrak truk. Warga khawatir ada korban lagi sehingga meminta bantuan untuk segera dilakukan evakuasi,” kata Lutfi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Rembang kemudian diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan kondisi pohon. Proses evakuasi dilakukan dengan memotong bagian pohon yang berpotensi roboh agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Evakuasi berlangsung cukup lama hingga sekitar pukul 19.41 WIB. Selama proses berlangsung, petugas dibantu dari Satuan Lalu Lintas Polres Rembang juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar arus lalu lintas tetap aman dan tidak terjadi kecelakaan.
Lutfi menambahkan, pengemudi truk yang diduga menabrak pohon tidak berada di lokasi saat petugas melakukan penanganan.
“Sopir truknya kabur, sehingga petugas fokus lebih dulu mengamankan pohon yang membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Setelah seluruh ranting dan bagian pohon yang berisiko tumbang berhasil dievakuasi, kondisi jalan kembali aman dan arus lalu lintas dapat kembali normal.
BPBD mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan pohon atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan di ruang publik.
(daf/daf)






