REMBANG – Bupati Rembang Harno memimpin aksi bersih lingkungan di Gedung Olah Raga (GOR) Besi, Kamis (1/10/2026). Kegiatan dalam rangka World Cleanup Day (WCD) itu diikuti Forkopimda, pegawai, dan pelajar.
GOR Besi merupakan aset Pemerintah Kabupaten Rembang yang dinilai masih membutuhkan penataan dan perhatian dalam hal kebersihan.
“Ini adalah tempat punya Pemda yang termasuk perlu perhatian. Karena selama ini diperhatikan tapi belum maksimal. Dengan adanya kegiatan di sini agar bisa menjadi rujukan untuk kebersihan,” kata Harno.
Harno menegaskan, WCD bukan sekadar kegiatan memungut sampah, tetapi momentum untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, dunia usaha hingga pemerintah,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, dan membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang tidak dikelola dapat menyebabkan pencemaran, menyumbat saluran air, memicu banjir, dan mengganggu kesehatan.
“Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, sekolah, komunitas, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat gerakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi. Kita ingin membangun Kabupaten Rembang yang tidak hanya maju dan sejahtera, tetapi juga bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Harno berharap aksi tersebut mendorong gerakan kebersihan berkelanjutan di seluruh wilayah Rembang.
“Sehingga menjadikan Rembang Bersih, Rembang Sehat, Rembang Berkelanjutan,” pungkasnya.
(daf/daf)







Comments are closed.