REMBANG – Bupati Rembang Harno mengecek proyek perbaikan jalan di Kecamatan Pamotan dan Gunem, Senin (26/10/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan progres dan kualitas pengerjaan dua proyek tersebut sesuai standar.
Dalam kegiatan tersebut, Harno didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Rembang Maryosa serta Kabid Bina Marga Nugroho Tri Hutomo.
Harno mengatakan, proyek perbaikan jalan di ruas Kepohagung-Segoromulyo, Kecamatan Pamotan, telah selesai dikerjakan dengan hasil yang dinilai baik. Sementara itu, perbaikan ruas Kulutan-Banyuurip di Kecamatan Gunem masih berlangsung karena terkendala ketersediaan material aspal.
“Pengecekan ini tadi untuk mengetahui sejauh mana progres pengerjaannya. Kepohagung-Segoromulyo tadi sudah selesai, hasilnya bagus. Ini Kulutan-Banyuurip masih proses pengerjaan, terkendala material aspalnya. Informasinya, November sudah ada,” ujar Harno.
Menurutnya, peninjauan langsung oleh kepala daerah merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur agar pengerjaannya berjalan dengan baik.
“Setidaknya kalau bupati sendiri yang hadir meninjau ini, kan ada perhatian khusus,” imbuhnya.
Kepala DPUTARU Rembang Maryosa menjelaskan, Pemkab Rembang saat ini melakukan perbaikan pada dua ruas jalan tersebut dengan menggunakan material aspal hotmix.
Untuk ruas Kepohagung-Segoromulyo di Kecamatan Pamotan, pengerjaan telah rampung pada 12 Oktober 2026. Jalan tersebut memiliki panjang 1,6 kilometer dengan lebar tiga meter dan menelan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar.
“Yang Kepohagung-Segoromulyo sudah selesai 12 Oktober. Itu lebarnya tiga meter, sepanjang 1,6 kilometer. Anggarannya Rp 2,3 miliar,” jelas Maryosa.

Sementara itu, perbaikan ruas Kulutan-Banyuurip di Kecamatan Gunem memiliki panjang 4,6 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Proyek tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan anggaran Rp 12,4 miliar.
“Untuk ruas Kulutan-Banyuurip, 4,6 kilometer dengan lebar 5,5 meter. Dianggarkan lewat DAK sebesar Rp 12,4 miliar. Hasil pengecekan tadi sudah sesuai semuanya, tinggal sedikit lagi di bagian Panohan,” sambungnya.
Perbaikan jalan tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Aris, salah satu warga Gunem, menilai kondisi jalan kini jauh lebih baik sehingga memudahkan masyarakat dalam beraktivitas.
Menurutnya, ruas Kulutan-Banyuurip sudah hampir 10 tahun tidak tersentuh perbaikan. Dengan kondisi jalan yang lebih halus dan lebar, ia berharap akses transportasi warga semakin lancar dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Sebagai warga, ya menilai bagus. Jalannya jadi halus dan lebar. Warga jadi enak kalau mengakses jalan ini. Aktivitas warga jadi mudah. Harapannya ekonomi warga jadi lancar. Jalan ini sudah hampir 10 tahun baru diperbaiki sekarang ini,” ungkap Aris.
(daf/daf)











Comments are closed.