PANCUR- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Rembang mulai memantapkan langkah politik untuk menghadapi kontestasi pemilu mendatang. Tak sekadar memperkuat struktur organisasi, partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu memasang target ambisius, yakni meraih 12 kursi legislatif.
Target tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan DPC PKB Kabupaten Rembang periode 2026-2031 yang dikukuhkan pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Kebon Jati, Kecamatan Pancur, itu dirangkai dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Ketua panitia, Joko Suwito, menyebut pengukuhan pengurus menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan langkah strategis partai menghadapi dinamika politik ke depan.
Menurutnya, target 12 kursi tidak cukup hanya menjadi slogan. Diperlukan kerja nyata, kekompakan pengurus, serta keterlibatan seluruh struktur partai hingga tingkat kecamatan untuk mewujudkannya.
“Target kami 12 kursi. Tentu ini membutuhkan kerja keras dan persiapan yang matang. Seluruh jajaran partai harus memiliki semangat yang sama, bergerak bersama, dan memperkuat konsolidasi mulai dari tingkat DPC hingga PAC,” ujar Joko.
Pengukuhan tersebut dihadiri perwakilan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, anggota DPR RI Eva Monalisa, serta Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, H. Syarif Abdullah. Perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Rembang juga diundang dalam agenda tersebut.
Kehadiran jajaran pengurus dari berbagai tingkatan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi organisasi. PKB Rembang diharapkan memiliki arah gerak yang lebih terukur dalam menjalankan program partai sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
Joko mengatakan, pengukuhan bukan sekadar kegiatan seremonial untuk menetapkan kepengurusan baru. Setelah resmi dikukuhkan, para pengurus memiliki tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi dan memperkuat peran partai di tengah masyarakat.
“Pengukuhan ini bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami ingin pengurus yang baru benar-benar bekerja, membangun komunikasi, dan menjaga kekompakan untuk membesarkan PKB di Kabupaten Rembang,” tegasnya.
Menurut Joko, salah satu kunci untuk mencapai target politik adalah memastikan seluruh struktur partai berjalan searah. Karena itu, keterlibatan PAC dari seluruh wilayah Kabupaten Rembang dinilai penting dalam membangun kekuatan organisasi.
Ia berharap komunikasi antara DPC dan PAC tidak hanya terjalin saat ada kegiatan resmi, tetapi juga berlanjut dalam pelaksanaan program dan kerja-kerja politik di lapangan.
“Teman-teman PAC merupakan bagian penting dari kekuatan partai. Konsolidasi harus terus dilakukan agar seluruh pengurus memahami arah perjuangan yang sama. Kami ingin semua bergerak, bukan hanya pengurus di tingkat kabupaten,” katanya.
Dengan struktur organisasi yang solid, PKB Rembang diharapkan mampu memperkuat basis dukungan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat. Namun, upaya tersebut membutuhkan konsistensi dan kerja berkelanjutan dari seluruh jajaran partai.
Selain pengukuhan, kegiatan tersebut juga diisi dengan orientasi politik dan Muskercab. Forum ini menjadi bagian dari agenda organisasi untuk memperkuat pemahaman politik pengurus serta mematangkan langkah kerja selama periode kepengurusan 2026-2031.
Joko berharap forum tersebut dapat menghasilkan kesamaan pandangan dalam menjalankan organisasi dan menyusun langkah menghadapi agenda politik mendatang.
“Melalui orientasi politik dan Muskercab, kami berharap pengurus semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya. Kami ingin kepengurusan ini tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga memiliki program kerja yang jelas dan bisa dijalankan bersama,” ungkapnya.
Ia menegaskan, target 12 kursi harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan kerja organisasi. Menurutnya, hasil politik tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui persiapan yang terencana dan konsolidasi yang terus-menerus.
“Harapan kami, PKB Rembang semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat. Target 12 kursi menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras. Yang terpenting, seluruh pengurus harus menjaga kekompakan dan menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya,” pungkas Joko.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PKB Rembang kini dihadapkan pada pekerjaan besar untuk menerjemahkan target politik menjadi strategi dan kerja nyata. Soliditas internal, penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, serta kedekatan dengan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam perjalanan partai selama lima tahun ke depan.






Comments are closed.