REMBANG – Sebanyak 209 siswa SMP dari 47 sekolah di Kabupaten Rembang mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kabupaten, Kamis (1/10/2026). Mereka berkompetisi dalam tujuh cabang lomba bahasa dan sastra Jawa.
Para peserta terdiri dari 63 siswa putra dan 146 siswa putri. Mereka mengikuti lomba maca lan nulis aksara Jawa, maca geguritan, sesorah, nulis cerkak, nembang macapat, ndongeng, dan ndagel ijen.
Rinciannya, maca lan nulis aksara Jawa diikuti 38 peserta, maca geguritan 36 peserta, sesorah 34 peserta, nulis cerkak 31 peserta, nembang macapat 27 peserta, ndongeng 24 peserta, dan ndagel ijen 19 peserta.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang ini dibuka dengan tabuhan gamelan dari siswa SMPN 1 Rembang. Pembukaan kemudian dilanjutkan pentas tari bertema Tawur Sego oleh siswa SMPN 1 Kaliori.
Kepala Bidang SMP Dindikpora Rembang, Ngadiyono, mengatakan FTBI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya melestarikan bahasa dan budaya Jawa sekaligus memperkuat karakter siswa.
“FTBI tidak sekadar ajang lomba, tetapi merupakan upaya pemerintah dalam melestarikan budaya Jawa dan penguatan karakter murid,” kata Ngadiyono.
Salah satu peserta, Ayunda Cacha Fajarika dari SMPN 2 Sulang, mengikuti cabang lomba sesorah. Dia berharap bisa meraih juara setelah berlatih selama sekitar dua pekan.
“Saya berharap bisa menang karena sudah latihan selama dua minggu penuh,” ujar Ayunda.
Persaingan dalam setiap cabang lomba berlangsung ketat. Para juara pertama nantinya akan mewakili Kabupaten Rembang dalam FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah.
(daf/daf)






Comments are closed.