Menu

Dark Mode

Berita

Pemkab Rembang Suntik Beasiswa 106 Mahasiswa, Desa Minim Sarjana Jadi Prioritas

badge-check

IMG_20260921_094147 Perbesar

IMG_20260921_094147

Rembang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui program Beasiswa Prestasi Pendidikan Tinggi. Tahun 2026, sebanyak 106 mahasiswa ditetapkan sebagai penerima beasiswa yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin (21/9).

Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu mahasiswa berprestasi, tetapi juga menjadi strategi Pemkab Rembang dalam meningkatkan pemerataan jumlah sarjana hingga ke desa-desa.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang Achmad Sholchan mengatakan, program beasiswa perguruan tinggi telah dijalankan sejak 2017.

Hingga 2026, tercatat 1.543 orang telah mendaftar, dengan 600 mahasiswa telah menerima beasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 284 penerima telah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.

“Pemerintah Kabupaten Rembang ini telah memberikan beasiswa perguruan tinggi. Sampai dengan saat ini yang lulus juga sudah 284 sarjana,” ujar Sholchan.

Pada tahun ini, sebanyak 236 pendaftar mengikuti proses seleksi. Hasilnya, 106 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa.

Dari jumlah tersebut, 98 mahasiswa menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri (PTN) dan 8 mahasiswa di perguruan tinggi swasta (PTS).

Penerima beasiswa tersebar di sejumlah perguruan tinggi, mulai dari Universitas Terbuka, Universitas Negeri Semarang, UIN Sunan Kudus, Undip PSDKU Rembang, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, hingga Universitas Indonesia.

Sedangkan penerima yang berkuliah di PTS tersebar di STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Hidayat Lasem, Universitas YPPI Rembang, STAI Al Kamal Sarang, dan STAINU Rembang.

Sasar Desa dengan Jumlah Sarjana Terendah

Menariknya, program beasiswa tahun ini juga diarahkan untuk mempercepat pemerataan pendidikan tinggi di tingkat desa.

Pemkab Rembang menetapkan 11 desa prioritas yang memiliki jumlah sarjana paling rendah. Masing-masing desa ditargetkan memperoleh dua penerima beasiswa.

Namun, dari 11 desa tersebut, baru delapan desa yang memiliki pendaftar dengan total 14 orang.

Delapan desa itu yakni Desa Kajar, Kecamatan Gunem sebanyak dua orang; Desa Ngasinan, Kecamatan Kragan dua orang; Desa Criwik, Kecamatan Pancur dua orang; Desa Banyuurip, Kecamatan Pancur satu orang; Desa Pakis, Kecamatan Sale dua orang; Desa Gilis, Kecamatan Sarang satu orang; Desa Logung, Kecamatan Sumber dua orang; serta Desa Bogorejo, Kecamatan Sumber dua orang.

Sementara tiga desa lainnya masih belum memiliki pendaftar. Ketiganya yakni Desa Ngargomulyo Kecamatan Lasem, Desa Blimbing Kecamatan Sluke, dan Desa Baturno Kecamatan Sarang.

“Kenapa kita pilih desa prioritas? Apa kriteria desa prioritas? Adalah 11 desa terendah yang memiliki sarjana,” jelas Sholchan.

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan jumlah lulusan perguruan tinggi di desa-desa yang selama ini masih memiliki jumlah sarjana relatif rendah.

Sementara itu, Bupati Rembang Harno menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Dukungan tersebut diberikan secara berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

“Jadi kebutuhan wajib berikutnya adalah pendidikan. Pendidikan juga merambah ke semuanya,” kata Harno.

Menurutnya, beasiswa bukan sekadar bantuan pemerintah, melainkan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan kontribusi bagi daerah setelah menyelesaikan pendidikan.

Harno meminta para penerima tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Beasiswa yang diterima harus dipandang sebagai amanah yang dibuktikan melalui prestasi dan karya.

“Jadikanlah kesempatan ini sebagai amanah, bukan sekadar penghargaan. Tunjukkanlah bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada saudara-saudara dapat saudara jawab dengan prestasi dan karya terbaik,” tandasnya.

Comments are closed.

Baca Juga

Pemkab Rembang Tekankan Penerima Beasiswa Tak Boleh Putus Kuliah, Ini Syarat yang Harus Dijaga

21 September 2026 - 18:36 WIB

IMG-20260921-WA0095

Pelaut Asal Karimun-Kepulauan Riau Ditemukan Meninggal di Warung Kosong Sarang

14 September 2026 - 23:03 WIB

5aa234ca-7f72-4e18-be68-e32a16d32645

Musancab Serentak, PKB Rembang Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

13 September 2026 - 17:16 WIB

IMG_20260913_115502

Gus Arwani Ajak Generasi Muda Teladani Ilmu dan Perjuangan Masyayikh Lasem

11 September 2026 - 15:23 WIB

IMG_1068

SPPG Soditan Klarifikasi Kasus SMAN 1 Lasem: 32 Siswa Terdata Jalani Perawatan

10 September 2026 - 16:22 WIB

IMG_1031
Trending di Berita