Menu

Dark Mode

Berita

Kontrak 61 Petugas Kebersihan Berakhir, ASN DLH Rembang Turun Sapu Jalan

badge-check

ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang turun menyapu jalan, Selasa (1/9/2026). Foto: rembangsepekan.com Perbesar

ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang turun menyapu jalan, Selasa (1/9/2026). Foto: rembangsepekan.com

REMBANG – Sebanyak 61 tenaga kebersihan outsourcing di Kabupaten Rembang sementara berhenti bekerja setelah kontraknya berakhir. Untuk menjaga kebersihan wilayah perkotaan, ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang turun langsung menyapu jalan.

Kepala DLH Rembang Ika Himawan Affandi mengatakan kontrak 61 tenaga outsourcing tersebut berakhir pada 31 Agustus 2026. Mereka terdiri dari 40 petugas kebersihan pasar dan 21 petugas kebersihan jalan.

“31 Agustus ini kontraknya sudah selesai. Instruksi Pak Bupati menunggu APBD perubahan. Sebenarnya anggarannya sudah ada, tetapi perubahan ini belum disahkan oleh pemerintah,” kata Ika, Selasa (1/9/2026).

Menurut Ika, kondisi tersebut membuat DLH harus menyiapkan langkah sementara agar pelayanan kebersihan tetap berjalan. Sebanyak 62 personel yang bertugas di lingkungan kantor DLH kemudian dikerahkan untuk membantu membersihkan jalan-jalan utama di wilayah perkotaan Rembang.

Kegiatan penyapuan dilakukan setiap pagi secara bergiliran. Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran antara lain Jalan Pemuda, Jalan Kartini, Jalan Dr Wahidin, Jalan Dr Sutomo, hingga kawasan Alun-alun Rembang.

“Mulai hari ini teman-teman ikut bersih-bersih bersama sepanjang jalan. Jadi nanti tiap pagi melakukan pembersihan,” ujarnya.

e7b53e51-1590-433b-911a-6780aef39444
ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang turun menyapu jalan, Selasa (1/9/2026). Foto: rembangsepekan.com

Ika mengatakan pola penugasan ASN tersebut akan dievaluasi setelah berjalan sekitar satu pekan. Jadwal petugas juga akan diatur secara bergiliran agar pelayanan di lingkungan kantor DLH tetap berjalan.

“Tadi saya monitor sudah cukup bagus, nanti seminggu kita evaluasi. Jadwalnya kita rolling atau kita rotasi,” jelasnya.

Ika menjelaskan berakhirnya kontrak outsourcing berkaitan dengan penyesuaian kebutuhan anggaran tenaga kebersihan. Sebelumnya, DLH telah mengalokasikan anggaran untuk membayar tenaga outsourcing selama 12 bulan.

Namun, terdapat tambahan kebutuhan personel setelah adanya limpahan tenaga PPPK dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Indagkop) yang sebelumnya menangani pekerjaan tertentu di sektor kebersihan.

“Anggaran sebenarnya sudah dianggarkan 12 bulan untuk gaji outsourcing. Tapi ada limpahan PPPK dari Indagkop yang ditarik kembali karena diangkat PPPK. Jadi kita menambah personel. Nah, tambahan personel ini hanya cukup untuk bulan Agustus,” pungkasnya.

(daf/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

SMK Al-Mubarok Rembang Buka Jalan ke Jepang, Siswa Didorong Siap Kerja di Negeri Sakura

1 September 2026 - 12:23 WIB

IMG-20260831-WA0030

Maulid Nabi di Dindikpora Rembang, Pesan Persiapan Jadi Kunci Capai Tujuan

28 August 2026 - 14:02 WIB

927d01b3-3a40-437e-b321-e7a35daf152d

Bupati Harno Jemput Bola ke Jakarta, Kawal Usulan IJD untuk Jalan Rembang

24 August 2026 - 20:34 WIB

IMG_20260824_155043

32 Sekolah di Rembang Raih Adiwiyata, Budaya Peduli Lingkungan Makin Dikuatkan

24 August 2026 - 14:44 WIB

P_20260817_102358_1-1170x500

Ketua GPK Rembang Ingatkan Demo Harus Santun dan Tak Anarkis

24 August 2026 - 12:24 WIB

IMG-20260824-WA0014
Trending di Berita