Menu

Dark Mode

Berita

Bupati Harno Jemput Bola ke Jakarta, Kawal Usulan IJD untuk Jalan Rembang

badge-check

IMG_20260824_155043 Perbesar

IMG_20260824_155043

Rembang, Pemerintah Kabupaten Rembang tak ingin usulan pembangunan jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) hanya berhenti di atas meja. Bupati Rembang Harno memilih jemput bola dengan datang langsung ke Jakarta untuk memastikan kepastian usulan sekaligus mengawal peluang anggaran pusat bagi Rembang.

Kunjungan tersebut dilakukan dengan menemui Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar beserta jajarannya. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Rembang memastikan sejumlah ruas jalan yang telah diusulkan dapat masuk dalam program pembangunan tahun 2026.

Harno mengatakan, kedatangannya ke Jakarta secara khusus untuk menanyakan perkembangan usulan IJD yang sebelumnya telah diajukan.

“Konsultasi, menanyakan usulan-usulan IJD tahun 2025, dengan harapan bisa lolos di tahun 2026,” kata Harno dalam keterangan tertulis, Selasa (19/8).

Dari hasil konsultasi tersebut, sejumlah paket pembangunan jalan di Kabupaten Rembang disebut berpeluang mendapatkan intervensi anggaran pemerintah pusat.

Beberapa di antaranya berada di wilayah Rembang bagian timur, utara, hingga selatan. Harno menyebut pembangunan ruas Banyuurip-Gunem dan Banyuurip-Jape termasuk yang diprediksi masuk.

“Prediksi masuk termasuk pembangunan Banyuurip-Gunem dan Banyuurip-Jape,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Selain pembangunan jalan baru maupun peningkatan ruas, terdapat pula usulan pelebaran dan pemeliharaan berkala. Di wilayah timur, misalnya, terdapat usulan pelebaran jalan Lodan Wetan-Bonjor serta pemeliharaan berkala ruas Kalipang-Lodan Wetan.

“Yang timur kemungkinan lolos pelebaran jalan Lodan Wetan ke Bonjor, sama pemeliharaan berkala jalan Kalipang, Lodan Wetan,” terang Harno.

Meski demikian, Harno belum merinci seluruh paket yang berpotensi mendapatkan anggaran. Menurutnya, sejumlah usulan masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Untuk yang lain-lain menunggu keputusan bulan November mendatang,” katanya.

Harno menegaskan, kedatangannya ke Jakarta bukan sekadar konsultasi, tetapi juga bagian dari pengawalan agar usulan pembangunan jalan Rembang mendapat perhatian dan porsi anggaran dari pemerintah pusat.

Pemkab Rembang juga terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memastikan detail ruas, paket pekerjaan, serta perkembangan masing-masing usulan.

Menurut Harno, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung kegiatan ekonomi.

“Kita ingin memastikan usulan yang sudah disampaikan itu bagaimana kepastiannya. Harapannya, yang memang menjadi kebutuhan masyarakat Rembang bisa mendapatkan dukungan anggaran,” pungkas Harno.

Comments are closed.

Baca Juga

32 Sekolah di Rembang Raih Adiwiyata, Budaya Peduli Lingkungan Makin Dikuatkan

24 August 2026 - 14:44 WIB

P_20260817_102358_1-1170x500

Ketua GPK Rembang Ingatkan Demo Harus Santun dan Tak Anarkis

24 August 2026 - 12:24 WIB

IMG-20260824-WA0014

HUT Demokrat ke-25, Harno Turun ke Pasar Pamotan Gelar Aksi Sosisal dan Bicara Perbaikan

23 August 2026 - 11:12 WIB

IMG_20260823_110900

9 Bayi Lahir di Rembang Saat Indonesia Rayakan HUT ke-81 RI

18 August 2026 - 16:43 WIB

IMG-20260818-WA0056

Duel Paman-Keponakan di Rembang Berujung Maut, Begini Ceritanya

17 August 2026 - 12:11 WIB

649d118e-0d36-47e2-8df5-52d11013e1bb
Trending di Berita