SLUKE – Kebakaran truk bermuatan glasswool di Jalan Pantura Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin (6/7/2026) malam, bermula dari kecelakaan lalu lintas. Truk pengangkut glasswool itu menabrak kendaraan di depannya hingga memunculkan percikan api yang kemudian membakar seluruh kendaraan beserta muatannya.
Kasat Lantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di ruas Jalan Nasional Pantura Rembang. Saat itu, truk Mitsubishi Fighter Tronton bernomor polisi H-9521-PA yang dikemudikan Wahyu Ari Febriana (35), warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, melaju dari arah Semarang menuju Surabaya.
“Di depan truk Mitsubishi melaju truk DAF Traktor Head H-1490-DF yang dikemudikan Muhammad Nugroho (21), warga Balongpanggang, Gresik, dengan arah yang sama,” kata Ryan kepada detikJateng, Selasa (7/7/2026).
Ryan menjelaskan, setibanya di lokasi kejadian, truk DAF mengurangi kecepatan karena hendak menyalip sebuah truk yang mengalami patah as roda di sisi kiri jalan. Namun, pengemudi truk Mitsubishi diduga tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang truk DAF.
“Diduga pengemudi Mitsubishi Fighter kurang menjaga jarak aman sehingga terjadi tabrakan dari belakang. Setelah benturan muncul percikan api yang kemudian memicu kebakaran pada truk Mitsubishi beserta muatannya,” jelasnya.
Api dengan cepat membesar karena membakar muatan gaswool yang berada di dalam bak truk. Kobaran api juga menghanguskan hampir seluruh bagian kendaraan hingga arus lalu lintas di Jalur Pantura sempat terganggu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Rembang M. Luthfi Hakim mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.07 WIB. Tim pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 21.48 WIB.
“Petugas langsung melakukan pemadaman, dilanjutkan pendinginan dan overhaul untuk memastikan api benar-benar padam,” ujar Luthfi.
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material glasswool yang terbakar berada di bagian dasar bak truk dengan tumpukan muatan yang tinggi.
“Kendalanya barang yang terbakar berada di dasar muatan truk dan posisi muatan cukup tinggi, sehingga api sulit dijangkau,” ungkapnya.
BPBD mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu unit mobil pemadam milik PLTU, dua rit mobil tangki pemadam, satu mobil tangki milik PT Mina Berkah Sejahtera, serta satu jeriken foam untuk memadamkan api.
Akibat kejadian itu, sopir truk Mitsubishi mengalami patah tulang dan luka pada pergelangan kaki kiri. Korban dalam kondisi sadar dan dirawat di rumah sakit. Sementara kernet mengalami luka sobek pada telapak kaki akibat pecahan kaca.
Luthfi menyebut kebakaran menghanguskan truk beserta muatan glasswool dan sejumlah barang milik korban, seperti dompet, telepon seluler, STNK, SIM, surat jalan, kartu ATM, dan tas.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang berujung kebakaran tersebut. Penanganan di lokasi melibatkan Satlantas Polres Rembang, BPBD, Polsek Sluke, Koramil Sluke, Puskesmas Sluke, serta sejumlah pihak terkait lainnya.
(daf/daf)







Comments are closed.