Menu

Dark Mode

Berita

Rembang Raih Predikat UHC Prioritas, Cakupan BPJS Capai 99,39 Persen

badge-check


					Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, kepada Bupati Rembang Harno di Rumah Dinasnya, pada Kamis (6/11/2025). (Foto: rembangsepekan.com) Perbesar

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, kepada Bupati Rembang Harno di Rumah Dinasnya, pada Kamis (6/11/2025). (Foto: rembangsepekan.com)

REMBANG – Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas setelah cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di daerah itu mencapai 99,39 persen.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, kepada Pemerintah Kabupaten Rembang di Rumah Dinas Bupati, Kamis (6/11/2025).

“Hari ini kami menyerahkan sertifikat UHC Prioritas kepada Kabupaten Rembang sebagai bukti komitmen tinggi terhadap kesehatan masyarakat. Dari 673.920 penduduk, sebanyak 666.383 orang sudah memiliki BPJS,” ujar Nuzuludin.

Menurutnya, tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan di Rembang juga mencapai 82,5 persen, melampaui standar nasional yang menjadi syarat UHC Prioritas.

“Bagi kami ini kebanggaan. Dukungan dari Pemkab dan Bupati Rembang luar biasa, konsisten memprioritaskan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Nuzuludin menjelaskan, tidak semua daerah berstatus UHC bisa meraih level prioritas. Dari wilayah eks Karesidenan Pati, hanya Kabupaten Rembang yang berhasil mendapatkannya.

“Kalau UHC biasa, peserta baru aktif setelah menunggu beberapa waktu. Kalau UHC Prioritas seperti Rembang, peserta langsung aktif saat mendaftar,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Rembang Harno mengatakan, capaian ini merupakan hasil kebijakan yang memfokuskan pada sektor kesehatan, termasuk pelunasan tunggakan premi BPJS pada akhir 2024.

“Kesehatan itu utama. Setelah tunggakan kita lunasi, Rembang bisa kembali dapat status UHC Prioritas. Jadi masyarakat yang sakit bisa langsung daftar dan langsung aktif,” kata Harno.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus menuntaskan permasalahan kesehatan di Rembang, termasuk menyasar warga yang belum menjadi peserta BPJS.

“Selama pemerintahan saya, kesehatan tetap jadi prioritas utama. Setelah itu baru sektor lainnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada akhir 2024, status UHC Prioritas Rembang sempat terlepas karena kepesertaan turun di bawah 98 persen dan keaktifan peserta di bawah 81 persen. Namun berkat langkah cepat Pemkab Rembang, predikat itu kini berhasil direbut kembali.

(daf/daf)

Baca Juga

RME Rembang Pasok CNG untuk Dapur MBG, Lebih Hemat dari LPG

1 June 2026 - 12:48 WIB

WhatsApp Image 2026-06-02 at 08.44.09

Polres Rembang Kumpulkan PPNS Se-Kabupaten, Integritas dan Profesionalisme Jadi Penekanan

30 May 2026 - 23:12 WIB

IMG-20260530-WA0068

Suspensi 11 SPPG di Rembang Soal IPAL Dinilai Tak Menyeluruh, SPPI Akui Masih Ada yang Belum Standar

29 May 2026 - 14:56 WIB

IMG_6353

30 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Sadis Kasus Pembunuhan Remaja Sedan

25 May 2026 - 13:50 WIB

WhatsApp Image 2026-05-25 at 14.57.09

Bupati Harno-TNI AD Kompak Tanam 1.000 Mangrove, Jaga Pesisir Rembang

25 May 2026 - 10:37 WIB

WhatsApp Image 2026-05-26 at 09.40.31
Trending di Berita