Menu ✖

Dark Mode

Berita

Polemik Carut Marut PPPK di Rembang Memanas,Praktisi Hukum Desak Tindakan Tegas Polres

badge-check

Polemik Carut Marut PPPK di Rembang Memanas,Praktisi Hukum Desak Tindakan Tegas Polres Perbesar

Rembang – Situasi terkait program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rembang kini semakin memanas, memicu banyak perdebatan .Polres Rembang kini didesak untuk menangani dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan sejumlah oknum Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kasus ini tidak hanya mengundang perhatian publik, tetapi juga memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk praktisi hukum.

Abdul Munim, salah satu praktisi hukum pidana yang dikenal vokal ,menekankan urgensi penanganan segera, sebab sudah banyaknya pemberitaan PPPK yang sudah beredar luas. Dalam wawancara eksklusif, Munim mengungkapkan bahwa proses hukum harus diutamakan demi kepentingan masyarakat. “Sudah ada banyak muncul di pemberitaan dan ini harus segera ditindaklanjuti. Kita tidak bisa membiarkan kasus ini menggantung,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tindakan tegas dari Polres Rembang sangat diperlukan untuk memastikan bahwa oknum-oknum yang terlibat mendapatkan keadilan.

Kekhawatiran Munim tidak tanpa alasan. Ia meminta kepada pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Harno-Hanies untuk mendorong aparat penegak hukum melakukan penyidikan secara mendalam. “Penting bagi pemerintah untuk menunjukkan komitmen dalam memberantas korupsi dan memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan kekuasaan,” ujar Munim, (15/3).                    Dalam pandangannya, jika kasus ini tidak ditangani secara cepat dan transparan, hal tersebut dapat menjadi benalu bagi pemerintahan yang baru dan mengganggu stabilitas di daerah.

Munim berharap tindakan tegas dan transparan dari pihak berwenang dalam menangani kasus ini. Harapan tersebut bukan tanpa alasan, masyarakat Rembang ingin melihat penegakan hukum yang adil, yang diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintahan. Jika dibiarkan, praktik-praktik yang merugikan banyak pihak akan terus berulang dan menciptakan ketidakpuasan di kalangan masyarakat.

(roy/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

Momen Sumpah Pemuda ke-98, Gaisan Buktikan Anak Muda Rembang Bisa Berprestasi

28 October 2026 - 15:10 WIB

IMG_20261028_140359

Kasus Kuota Haji Tambahan, Auditor BPK Tak Temukan Aliran Dana kepada Gus Yaqut

27 October 2026 - 17:09 WIB

WhatsApp Image 2026-10-27 at 16.30.55

Perkuat Akuntabilitas, Inspektorat Rembang Percepat Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan

27 October 2026 - 14:28 WIB

WhatsApp Image 2026-10-27 at 15.10.27

Pemkab Rembang Integrasikan Layanan Dasar, Jemput Bola hingga ke Desa

27 October 2026 - 12:41 WIB

WhatsApp Image 2026-10-28 at 08.48.04

Cek Jalan di Pamotan dan Gunem, Bupati Harno Pastikan Kualitas Pengerjaan

26 October 2026 - 13:41 WIB

IMG_3085
Trending di Berita