REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang menyiapkan layanan bus sekolah gratis untuk pelajar sebagai solusi atas terbatasnya angkutan umum dan maraknya penggunaan sepeda motor oleh siswa. Program ini difokuskan pada wilayah Sulang hingga Gunem yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang, Khoironi, menjelaskan bus sekolah tersebut akan melayani rute Sulang-Gunem serta jalur Sulang menuju SMP Negeri 2. Penetapan rute dilakukan berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami melihat di wilayah tersebut banyak siswa yang terpaksa menggunakan sepeda motor karena hampir tidak ada angkutan umum,” ujar Khoironi, Senin (2/1/2026).
Bus yang disiapkan memiliki kapasitas sekitar 19 hingga 20 penumpang. Namun, untuk anak-anak, jumlah penumpang yang bisa diangkut lebih fleksibel. Saat ini, bus belum beroperasi karena masih menunggu penyelesaian administrasi kendaraan.
“Dokumen administrasi sudah kami lengkapi dan dikirim, mulai dari berita acara sampai faktur dari kementerian terkait. Sekarang tinggal menunggu tahapan akhir sebelum bus bisa digunakan,” jelasnya.
Ke depan, bus sekolah akan melayani antar-jemput siswa. Karena baru tersedia satu unit, pengoperasian akan dilakukan secara bergiliran di rute yang telah ditetapkan.
“Pelayanan untuk jalur Sulang–Gunem dan Sulang–SMP Negeri 2 akan dijadwalkan pada hari yang berbeda agar pemanfaatan bus bisa lebih optimal,” tambah Khoironi.
Pemkab Rembang juga telah menyiapkan anggaran untuk menunjang operasional bus sekolah tersebut, mulai dari pengurusan kendaraan yang sebelumnya masih off the road, biaya operasional harian, bahan bakar, perawatan, hingga upah pengemudi.
Khoironi menegaskan layanan bus sekolah ini tidak dipungut biaya apa pun. Seluruh siswa dapat memanfaatkannya secara gratis.
“Tidak ada pungutan sama sekali. Bahkan jika ada siswa yang berniat membayar, itu tetap tidak diperbolehkan,” tegasnya.
(daf/daf)





