Menu

Dark Mode

Berita

Pemkab Rembang Dorong Kabeh Marem STBM Jadi Budaya Hidup Bersih

badge-check

Pemkab Rembang mendorong gerakan Kabeh Marem STBM menjadi budaya hidup bersih dan sehat. (Foto: rembangsepekan.com) Perbesar

Pemkab Rembang mendorong gerakan Kabeh Marem STBM menjadi budaya hidup bersih dan sehat. (Foto: rembangsepekan.com)

 

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mendorong gerakan Semua Masyarakat Rembang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Kabeh Marem STBM) menjadi budaya hidup bersih dan sehat. Masyarakat didorong menerapkan lima pilar sanitasi dalam kehidupan sehari-hari.

Sub Koordinator Lingkungan Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Al Furqon, mengatakan Kabeh Marem STBM menjadi salah satu upaya pemerintah membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Kabeh Marem kami konotasikan sebagai semua senang. Harapannya, seluruh masyarakat Rembang senang menerapkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat sehingga pola hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi budaya,” kata Furqon, Senin (7/9/2026).

Lima pilar STBM yang didorong untuk diterapkan masyarakat yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Menurut Furqon, target besar penerapan STBM di Rembang adalah seluruh masyarakat dapat menerapkan kelima pilar tersebut secara berkelanjutan.

Dia menyebut penerapan STBM di Rembang telah menunjukkan sejumlah capaian. Pada 2019, Rembang mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehatan setelah mencapai status Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau Open Defecation Free (ODF).

“Pada 2019 kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan karena Kabupaten Rembang sudah mencapai SBS atau ODF,” jelasnya.

Capaian tersebut kemudian dipertahankan. Pada 2020, Rembang kembali memperoleh penghargaan serupa. Kemudian pada 2024, Rembang kembali mendapat penghargaan dari kementerian terkait bidang pengawasan pengelolaan makanan.

Dinas Kesehatan Rembang juga terus melakukan edukasi mengenai lima pilar STBM melalui berbagai kegiatan. Sosialisasi cuci tangan pakai sabun dilakukan di sekolah, posyandu hingga lingkungan masyarakat.

Edukasi juga menyasar ibu menyusui. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencuci tangan sebelum menyusui untuk menjaga kebersihan dan kesehatan bayi.

Untuk pengelolaan sampah rumah tangga, Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rembang mengembangkan bank sampah. Masyarakat juga didorong membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.

Selain itu, masyarakat diedukasi mengenai pentingnya mengonsumsi air minum yang memenuhi persyaratan kesehatan serta mengelola makanan rumah tangga secara higienis.

Meski demikian, Furqon mengakui masih ada tantangan dalam penerapan STBM. Dua hal yang dinilai masih perlu diperkuat yakni pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.

“Tantangan kami ke depan adalah meningkatkan kemauan dan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah serta tidak membuang sampah sembarangan. Dua pilar ini masih perlu diperkuat agar tujuan STBM dapat tercapai secara menyeluruh,” ujarnya.

Melalui gerakan Kabeh Marem STBM, Dinas Kesehatan berharap lima pilar sanitasi tidak hanya menjadi program pemerintah. Gerakan tersebut diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat secara berkelanjutan.

(daf/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

KUA-PPAS 2027, Pendapatan Daerah Rembang Naik Rp3 Miliar Jadi Rp1,6 Triliun

7 September 2026 - 14:55 WIB

WhatsApp Image 2026-09-07 at 15.57.33

PMI Rembang Salurkan 415 Ribu Liter Air Bersih Saat Kemarau

7 September 2026 - 10:30 WIB

WhatsApp Image 2026-09-07 at 14.51.29

Pemkab Rembang Tindaklanjuti Keluhan Warga, Pabrik Kulit di Sale Disegel

2 September 2026 - 14:01 WIB

15d2c866-3886-4854-a32c-5e677e1170e3

Rembang Siapkan Sistem Merit, Pengisian Jabatan Kosong Ditunda hingga 2027

2 September 2026 - 12:00 WIB

WhatsApp Image 2026-04-25 at 08.44.52

Kontrak 61 Petugas Kebersihan Berakhir, ASN DLH Rembang Turun Sapu Jalan

1 September 2026 - 14:53 WIB

IMG_0523
Trending di Berita