PANCUR- DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Rembang mulai memanaskan mesin organisasi menuju Pemilu 2029. Salah satu langkahnya dilakukan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak di seluruh kecamatan.
Musancab digelar di Rumah Makan Kebon Djati, Japeledok, Kecamatan Pancur, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Rembang yang sebelumnya telah digelar DPC PKB Rembang.
Ketua DPC PKB Rembang, Achmad Lutfy Arifin, mengatakan Musancab tidak hanya berkaitan dengan penataan kepengurusan, tetapi juga menjadi bagian dari penyegaran dan regenerasi organisasi.

Menurutnya, struktur partai di tingkat kecamatan perlu terus diperkuat agar mampu menjalankan roda organisasi sekaligus menjawab tantangan politik ke depan.
“Musancab ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan regenerasi kepengurusan. Kami ingin memastikan struktur partai di tingkat kecamatan semakin kuat, solid, dan memiliki semangat baru,” ujarnya.
Ketua panitia Musancab, Maslichan, menilai regenerasi merupakan kebutuhan penting bagi organisasi politik. Menurutnya, keterlibatan kader muda dapat memberikan energi baru sekaligus membuka ruang partisipasi generasi muda dalam kehidupan politik dan pembangunan daerah.
Anggota DPRD Rembang tersebut berharap pengurus baru DPAC PKB tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga aktif menggerakkan kaderisasi di wilayah masing-masing.
“Semangat muda harus menjadi energi baru bagi PKB Rembang. Kami berharap dari Musancab ini lahir kader-kader militan yang memiliki loyalitas, integritas, dan komitmen kuat terhadap perjuangan partai,” tegasnya.
Musancab serentak tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB Rembang dalam menghadapi Pemilu 2029.
Sekretaris DPC PKB Rembang, Ahmad Najieh, mengatakan persiapan menuju kontestasi politik nasional tersebut harus dilakukan sejak dini. Sejumlah agenda yang akan diperkuat di antaranya kaderisasi, konsolidasi internal, pendataan kader dan simpatisan, serta komunikasi dengan masyarakat.
“Jangan sampai konsolidasi baru dilakukan ketika mendekati pemilu. Kita ingin sejak sekarang seluruh struktur bergerak, melakukan kaderisasi, memperkuat komunikasi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap kepengurusan DPAC yang terbentuk melalui Musancab dapat menjadi motor penggerak organisasi di masing-masing kecamatan.
“Semoga Musancab ini melahirkan kepengurusan yang solid, kader-kader yang militan, dan energi baru untuk membesarkan PKB di Kabupaten Rembang. Semua harus bergerak bersama, bekerja bersama, dan berjuang bersama untuk masyarakat,” pungkasnya.







Comments are closed.