REMBANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang mencatat kenaikan harga barang dan jasa secara tahunan pada Januari 2026. Inflasi year on year (y-on-y) tercatat sebesar 2,45 persen. Artinya, harga kebutuhan masyarakat pada Januari 2026 rata-rata lebih mahal dibandingkan Januari 2025.
Kepala BPS Rembang Jubaedi menjelaskan, kenaikan tersebut terlihat dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang naik dari 110,13 pada Januari 2025 menjadi 112,83 pada Januari 2026. Meski demikian, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, harga justru mengalami penurunan. Pada Januari 2026 terjadi deflasi sebesar 0,29 persen dibandingkan Desember 2025.
“Penurunan harga juga tercatat sejak awal tahun. Secara year to date (y-to-d), BPS mencatat deflasi sebesar 0,29 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya penyesuaian harga di awal tahun meskipun secara tahunan tetap mengalami kenaikan,” terang Jubaedi, melalui keterangan tertulis seperti yang diterima rembangsepekan.com.
Kenaikan harga tahunan paling besar terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang mencapai 11,48 persen. Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 8,16 persen. Sementara itu, kelompok pendidikan mengalami inflasi sebesar 3,98 persen.
Untuk kebutuhan sehari-hari, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan harga sebesar 0,53 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki naik 1,21 persen, sedangkan transportasi naik 1,30 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran juga mengalami kenaikan harga sebesar 1,90 persen.
“Di sisi lain, hanya kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami penurunan harga secara tahunan, yakni sebesar 0,91 persen. Penurunan ini ikut menahan laju inflasi agar tidak melonjak lebih tinggi,” imbuhnya.
BPS menyebut, inflasi tahunan Rembang pada Januari 2026 lebih tinggi dibandingkan Januari 2025 yang sebesar 1,46 persen. Meski demikian, secara umum kondisi inflasi di Rembang masih tergolong stabil dan terkendali.
(daf/daf)





