Menu ✖

Dark Mode

Berita

Imbas Pegawainya Diduga Terlibat Kasus Pelecehan Sale, Perhutani Lakukan Evaluasi

badge-check

(Ilustrasi: m.antaranews.com) Perbesar

(Ilustrasi: m.antaranews.com)

Rembang – Seorang oknum pegawai Perhutani yang bertugas di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo, Kabupaten Rembang, terjerat kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Kasus ini tengah diproses oleh kepolisian, sementara pihak Perhutani menyiapkan sanksi tegas hingga kemungkinan pemecatan.

Informasi yang dihimpun rembangsepekan.com, peristiwa bermula saat pelaku mendatangi rumah korban di Kecamatan Sale dengan dalih menagih utang kepada orang tua korban. Saat itu, korban sedang sendirian di rumah. Dugaan tindakan pelecehan terjadi dalam situasi tersebut.

Keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sale. Pihak kepolisian bertindak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memulai proses hukum. Hingga Sabtu (8/6), pelaku telah ditahan. Korban dijadwalkan menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan di Polres Rembang pada Minggu (9/6).

Laksamana Perhutani KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Selain mendukung proses hukum, Perhutani juga menyiapkan langkah internal berupa evaluasi dan pembinaan menyeluruh terhadap seluruh pegawai.

“Kami sedang menunggu surat penahanan resmi dari kepolisian. Jika proses hukum membuktikan bahwa yang bersangkutan bersalah, maka sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan dijatuhkan,” jelas Rovi saat ditemui pada Senin (9/6).

Untuk mencegah kejadian serupa, KPH Kebonharjo akan melakukan konseling dan pembinaan terhadap 160 pegawai yang berada di bawah naungan mereka. Rovi menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan screening guna mengidentifikasi kemungkinan perilaku menyimpang.

“Kalau ditemukan indikasi, akan kami tindaklanjuti dengan konseling. Bila perlu, kami akan libatkan tenaga ahli,” tambahnya.

Selain menunggu hasil penyelidikan, KPH Kebonharjo juga menyiapkan penunjukan pelaksana harian (Plh) untuk menggantikan posisi oknum tersebut, agar roda organisasi tetap berjalan.

Rovi menegaskan, pihaknya menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berlangsung. Ia juga memastikan bahwa kasus ini akan menjadi bahan evaluasi serius bagi internal Perhutani.

 

(kyv/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

Stadion Krida Rembang Dipoles Akhir Tahun, Jogging Track Dibidik pada 2027

11 October 2026 - 11:30 WIB

IMG-20261009-WA0034(1)

PKB Rembang Perkuat Barisan, Pengurus DPC Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

10 October 2026 - 13:27 WIB

IMG-20261010-WA0012

Bidik 12 Kursi, PKB Rembang Siapkan Strategi Besar Hadapi Pemilu Mendatang

10 October 2026 - 13:22 WIB

IMG-20261010-WA0017

Bupati Rembang Tinjau Pantai Binangun, Penataan Ditargetkan Tahun Depan

8 October 2026 - 13:44 WIB

2907a292-bec2-40f1-8cfd-48e1e4149884

Pemkab Rembang Perkuat Tata Kelola Desa melalui Program Jaga Desa

8 October 2026 - 10:51 WIB

ea6d55dd-ce15-46e3-9a78-e8701d94a039
Trending di Berita