REMBANG – Ijazah Kubro dan pengukuhan Pimpinan Cabang Pagar Nusa Kabupaten Rembang masa khidmat 2025–2030 digelar di Pendopo Museum Kartini, Minggu (15/2). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pendekar untuk memperkuat komitmen spiritual sekaligus konsolidasi organisasi di tingkat cabang.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Kapti Prastiyo Aji, saat membacakan sambutan Bupati Rembang mengatakan Ijazah Kubro bukan sekadar prosesi seremonial.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk memperbaiki dan memperkuat akhlak, keilmuan, serta keteguhan batin para pendekar agar tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
Ia menegaskan, pengukuhan pimpinan cabang masa khidmat 2025–2030 merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah Kabupaten Rembang berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi, memperkuat kaderisasi, serta menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
“Pemerintah Kabupaten Rembang senantiasa mendukung kegiatan positif organisasi kemasyarakatan, termasuk Pagar Nusa, yang berkontribusi dalam pembinaan generasi muda dan menjaga kondusivitas daerah,” ujar Kapti saat membacakan sambutan.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan yang memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. “Kami berharap amanah organisasi dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Cabang Pagar Nusa Kabupaten Rembang, Moch. Priyanto, mengatakan kepengurusan baru akan fokus pada pembenahan administrasi dan penguatan program kerja. “Masa khidmat 2025 sampai 2030 ini, kami ingin membenahi administrasi sesuai bidang agar lebih tertata rapi,” ujarnya.
Priyanto menyebut pihaknya juga berencana menggelar kegiatan wisuda bersama secara meriah untuk menarik minat calon siswa baru. Ia mengakui selama ini organisasi belum tertata secara optimal sehingga perlu penguatan manajemen dan tata kelola.
Selain pembenahan internal, lanjutnya, Pagar Nusa akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Di antaranya bekerja sama dengan Polres Rembang dalam program pencegahan narkoba, dengan Kementerian Agama terkait pencegahan pernikahan dini, serta bersinergi bersama Banser dan Ansor dalam kegiatan keperempuanan dan tanggap bencana.
“Kami juga akan mengagendakan apel bersama untuk kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Rembang,” tambahnya.
Terkait keanggotaan, Priyanto menyebut jumlah anggota yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) periode 2022–2024 tercatat sekitar 700 orang. Namun, jumlah riil diperkirakan lebih banyak karena pendataan di tingkat kecamatan belum sepenuhnya lengkap.
“Setelah ini kami akan merapikan pendataan agar lebih komprehensif,” pungkasnya.
(daf/daf)





