Menu ✖

Dark Mode

Berita

Dana Desa untuk Rakyat, Pemkab Rembang Terapkan Sistem Terbuka dan Kolaboratif

badge-check

Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang. (Foto: rembangsepekan.com) Perbesar

Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Rembang. (Foto: rembangsepekan.com)

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat pengelolaan Dana Desa secara transparan, akuntabel, dan kolaboratif. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades), pengawasan dan pendampingan Dana Desa dilakukan bersama lintas sektor agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinpermades Rembang, Slamet Haryanto, mengatakan pengawasan dilakukan bersama Inspektorat dan camat untuk memastikan penggunaan Dana Desa sesuai regulasi.

“Kami tidak berjalan sendiri. Pengawasan dilakukan lintas OPD, bersama Inspektorat dan camat. Ini penting agar Dana Desa benar-benar digunakan sesuai aturan,” ujar Slamet kepada wartawan, Rabu (7/8/2025).

Tak hanya soal pengawasan, keterlibatan publik juga terus didorong. Mulai dari Musyawarah Desa yang melibatkan RT, RW, Karang Taruna, LPMD, BPD, hingga perwakilan perempuan. Proses ini terbuka sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Setelah masuk dalam APBDes, realisasi Dana Desa wajib diumumkan secara terbuka. Bisa lewat banner di tempat umum, juga melalui Sistem Informasi Desa (SID),” lanjutnya.

Transparansi ini, menurutnya, bertujuan agar masyarakat juga terlibat aktif dalam evaluasi dan pertanggungjawaban.

Di sisi lain, berbagai capaian berhasil diraih. Salah satunya, penghargaan dari Pemprov Jateng untuk Desa Pragu sebagai Posyantekdes terbaik dan desa inovatif dalam penanganan stunting. Pemkab Rembang juga masuk jajaran pemerintah daerah terbaik nasional dalam penyaluran Dana Desa versi Kementerian Keuangan.

“Prestasi ini bukti bahwa Dana Desa tidak hanya soal penyerapan anggaran, tapi benar-benar berdampak. Fokus kita tetap pada prioritas nasional: stunting, kemiskinan ekstrem, dan ketahanan pangan,” tegas Slamet.

Ia berharap pemerintah desa mampu menyelaraskan program dengan kebutuhan lokal dan prioritas nasional agar Dana Desa bisa menjadi penggerak utama pembangunan.

“Tujuannya jelas: desa mandiri. Kami ingin Dana Desa dikelola sesuai aturan dan berorientasi pada kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang partisipatif dan akuntabel, Rembang berupaya menjadikan Dana Desa bukan sekadar anggaran, tapi pondasi desa yang tangguh dan mandiri.

 

(wan/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

Bupati Rembang Tinjau Pantai Binangun, Penataan Ditargetkan Tahun Depan

8 October 2026 - 13:44 WIB

2907a292-bec2-40f1-8cfd-48e1e4149884

Pemkab Rembang Perkuat Tata Kelola Desa melalui Program Jaga Desa

8 October 2026 - 10:51 WIB

ea6d55dd-ce15-46e3-9a78-e8701d94a039

BPBD Rembang Siapkan Pengadaan APD, Perkuat Sinergi Penanganan Kebakaran

6 October 2026 - 20:34 WIB

IMG_2278

Ketua DPRD Rembang Tegaskan KUA-PPAS 2027 Sah, Evaluasi Tetap Terbuka

5 October 2026 - 17:34 WIB

2bdef5bc-8c1a-4dbd-bf87-2057b2b8012c

RS Telogorejo Edukasi Warga Rembang soal Infertilitas hingga Epilepsi

4 October 2026 - 15:17 WIB

IMG_2228
Trending di Berita