Rembang , Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Rembang diberangkatkan lebih awal pada Kamis (30/4/2026). Keduanya tergabung dalam Kloter 29 dan berasal dari Desa Mlawat, Kecamatan Pamotan.
Pemberangkatan ini mendapat pendampingan langsung dari Pemerintah Kabupaten Rembang bersama Kantor Kementerian Haji Kabupaten Rembang. Asisten I Setda Rembang, Teguh Gunawarman, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk perhatian dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan motivasi, arahan, serta dukungan moral bagi para calon jemaah haji.
“Ini bentuk kehadiran pemerintah, baik daerah maupun instansi vertikal, untuk memberikan pendampingan, informasi, serta masukan kepada jemaah. Kita ingin mereka berangkat dengan persiapan matang,” ujarnya.
Teguh juga berpesan agar para jemaah menjaga kesehatan, mematuhi aturan yang telah ditetapkan, serta menjaga nama baik daerah dan Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jaga kesehatan, patuhi arahan pembimbing, dan yang terpenting jaga nama baik pribadi, daerah Rembang, serta Indonesia. Kalau semuanya kompak dan tertib, pelaksanaan haji akan lebih lancar dan khusyuk,” tambahnya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan kembali ke tanah air dengan selamat.
“Harapan kami, semuanya berangkat utuh, sehat, dan pulang juga dalam keadaan sehat hingga kembali ke rumah masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, jumlah calon jemaah haji asal Rembang pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 tercatat sebanyak 878 orang, tahun ini meningkat menjadi 1.085 orang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rembang, Ali Muchyidin, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan hasil pembaruan data terbaru.
“Awalnya ada 1.090 jemaah, namun dalam sepekan terakhir ada dinamika, tiga orang sakit dan dua orang wafat, sehingga total menjadi 1.085 jemaah, termasuk enam petugas haji daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah jemaah terbanyak berasal dari Kecamatan Sedan sebanyak 171 orang, sedangkan paling sedikit dari Kecamatan Sluke sebanyak 19 orang. Berdasarkan data, jemaah didominasi oleh perempuan.
Jadwal Pemberangkatan
Pemberangkatan jemaah haji asal Rembang tahun ini terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter):
Kloter 29: 2 orang (berangkat 30 April, gabungan dengan Kota Semarang dan Grobogan)
Kloter 46: 169 orang (gabungan dengan Kabupaten Blora, berangkat 6 Mei)
Kloter 47: 354 orang (berangkat 6 Mei)
Kloter 48: 352 orang (berangkat 6 Mei)
Kloter 49: 202 orang (gabungan dengan Kabupaten Pati, berangkat 7 Mei)
Selain itu, masih terdapat 13 calon jemaah haji cadangan yang menunggu peluang pemberangkatan tahun ini.





