Menu

Dark Mode

Berita

2 Opsi Lokasi RSUD Rembang Timur Masih Dikaji, Bupati: Mana yang Paling Efisien

badge-check

Gedung RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Foto: rembangsepekan.com Perbesar

Gedung RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Foto: rembangsepekan.com

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang masih mengkaji rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah timur. Hingga kini, ada dua opsi lokasi yang masih dipertimbangkan dan belum diputuskan.

Bupati Rembang, Harno, mengatakan pihaknya masih melakukan pembahasan mendalam untuk menentukan lokasi yang paling tepat. Menurutnya, aspek efisiensi menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.

“Ini masih kita godok. Kita lihat mana yang paling memungkinkan dan efisien untuk jangka panjang,” ujar Harno.

Ia menjelaskan, dua opsi yang dikaji yakni membangun rumah sakit di lahan baru atau meningkatkan status Puskesmas Kragan II menjadi RSUD tipe D.

Menurut Harno, jika dibangun di lahan baru, pemerintah memiliki keleluasaan dalam pengembangan fasilitas ke depan. Selain itu, harga lahan juga dinilai masih relatif terjangkau.

“Kalau di lahan baru itu lebih fleksibel. Kita bisa menyesuaikan desain dan pengembangannya ke depan. Dari sisi harga tanah juga relatif lebih murah,” jelasnya.

Sementara itu, jika memilih peningkatan Puskesmas Kragan II, terdapat sejumlah kendala yang harus dihadapi. Salah satunya keterbatasan lahan yang ada saat ini.

“Kalau di Kragan II, lahannya terbatas. Mau tidak mau harus beli tanah lagi, dan itu biayanya tidak sedikit,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkab juga harus menyiapkan fasilitas pengganti apabila puskesmas tersebut ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit.

“Kalau puskesmasnya naik jadi rumah sakit, berarti kita juga harus menyiapkan puskesmas baru sebagai pengganti. Itu juga butuh anggaran lagi,” imbuhnya.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Pemkab Rembang menegaskan keputusan akan diambil secara matang agar pembangunan RSUD benar-benar menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah timur.

“Kita tidak ingin terburu-buru. Yang penting nanti benar-benar bermanfaat dan sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

(daf/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

9 Bayi Lahir di Rembang Saat Indonesia Rayakan HUT ke-81 RI

18 August 2026 - 16:43 WIB

IMG-20260818-WA0056

Duel Paman-Keponakan di Rembang Berujung Maut, Begini Ceritanya

17 August 2026 - 12:11 WIB

649d118e-0d36-47e2-8df5-52d11013e1bb

Miris! Remaja di Rembang Diduga Gugurkan Kandungan hingga Bayi Meninggal

17 August 2026 - 12:01 WIB

IMG_9998

Haru Mecca Pertama Kali Menyelam 10 Meter Kibarkan Merah Putih

17 August 2026 - 11:52 WIB

WhatsApp Image 2026-08-17 at 11.39.57

10 Meter di Bawah Laut, Merah Putih Berkibar di Pulau Gede Rembang

15 August 2026 - 11:29 WIB

WhatsApp Image 2026-08-17 at 11.22.52
Trending di Berita