REMBANG – Sanggar Baraloka resmi terbentuk di Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Ketua sanggar menegaskan, kehadiran komunitas ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menjaga budaya lokal.
Ketua Sanggar Baraloka Khoirul Anam menyampaikan, pembentukan sanggar berangkat dari kepedulian terhadap seni tradisi yang mulai jarang diminati kalangan muda. Melalui wadah ini, pihaknya ingin menghidupkan kembali semangat berkesenian di tengah masyarakat.
“Kami ingin Sanggar Baraloka menjadi tempat belajar, berproses, dan berkarya, khususnya bagi anak-anak muda agar lebih dekat dengan seni budaya daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan sanggar akan rutin menggelar latihan dan kegiatan seni sebagai upaya menjaga konsistensi. Selain itu, pihaknya juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas dan pihak terkait.
Menurutnya, dukungan dari masyarakat dan pemerintah menjadi faktor penting agar sanggar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Harapannya, sanggar ini tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu melahirkan karya-karya yang bisa dibanggakan,” imbuhnya.

Pengukuhan Sanggar Seni Barongan di halaman Sanggar Baraloka, di Kecamatan Sumber, Kamis malam (02/04/2026). Foto: rembangsepekan.com
Camat Sumber Wijayanti dalam kesempatan tersebut menyampaikan dua pesan penting agar sanggar bisa bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.
Pesan pertama, pengelolaan sanggar harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya komitmen dari para pengurus dan anggota untuk menjaga eksistensi sanggar, tidak hanya aktif di awal pembentukan saja.
Selain itu, sanggar juga diminta mampu menyusun program kegiatan yang jelas dan terarah, sehingga dapat terus menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan seni dan budaya.
“Pesan kedua, adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah desa, komunitas, maupun lembaga lain. Kerja sama ini penting untuk memperkuat keberadaan sanggar sekaligus memperluas ruang ekspresi dan tampil bagi para anggotanya,” tuturnya.
Menurutnya, keberadaan sanggar seni memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran sekaligus sarana pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
Dengan terbentuknya Sanggar Baraloka, diharapkan muncul generasi yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.
(daf/daf)





