SALE – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) dimanfaatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Rembang untuk menggelar kegiatan edukatif di wilayah pinggiran. Kegiatan berupa kelas jurnalistik dan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sale.
Ketua PWI Rembang, Musyafa, menyampaikan bahwa lokasi kegiatan sengaja dipilih jauh dari pusat kota sebagai bentuk komitmen PWI dalam menjangkau sekolah-sekolah di daerah. Menurutnya, peringatan HPN tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Setiap peringatan HPN, kami selalu berupaya hadir di wilayah yang jarang tersentuh kegiatan serupa. Tahun ini kami bersyukur bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan siswa SMPN 3 Sale,” ujar Musyafa.
Ia menilai lingkungan sekolah tersebut sudah tertata dengan baik. Musyafa pun memotivasi para siswa agar aktif mengikuti pelatihan jurnalistik serta membiasakan diri menulis dan mengamati peristiwa di sekitar mereka.
Dalam kelas jurnalistik, Musyafa juga menceritakan pengalamannya saat memulai profesi wartawan di awal tahun 2000-an. Saat itu, proses pengiriman liputan televisi masih dilakukan menggunakan kaset dan membutuhkan waktu cukup lama sebelum dapat ditayangkan. Ia menekankan bahwa kemudahan teknologi saat ini harus dimanfaatkan secara bijak dan produktif.
Tak hanya fokus pada literasi media, kegiatan HPN tersebut juga diisi dengan aksi penanaman pohon di area sekolah. Langkah ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan di tengah suhu udara yang kian meningkat.

Peringatan HPN 2026 di SMP N 3 Sale, Rembang, Kamis (5/2/2026). Foto: rembangsepekan.com
Kepala SMPN 3 Sale, Asih Susilowati, mengaku bangga sekolahnya dipilih sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai kehadiran insan pers menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar langsung mengenai dunia jurnalistik.
“Peserta didik perlu dilatih agar berani menuangkan gagasan, berpikir kritis, dan cermat menyaring informasi supaya tidak mudah terjebak berita bohong,” kata Asih.
Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinkominfo Kabupaten Rembang, Aprilia Hening, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PWI Rembang. Ia menyebut kegiatan tersebut selaras dengan tema HPN 2026, Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong keterbukaan informasi publik dan peningkatan literasi jurnalistik di kalangan pelajar,” ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan HPN tersebut, PWI Rembang berharap tumbuh kesadaran literasi media sejak dini serta muncul calon-calon jurnalis muda dari Kecamatan Sale.
(daf/daf)





