LASEM – Bangunan bersejarah yang menjadi salah satu pusat batik Lasem itu dikunjungi Ketua Bhayangkari Cabang Rembang, Yossy Faisal, bersama para siswi KB dan TK Kemala Bhayangkari 48 dan 49 Rembang.
Kunjungan tersebut dikemas dalam kegiatan field trip bertajuk Tangan Kecil Berkarya. Anak-anak diajak mengenal proses membatik secara langsung, mulai dari mengenal motif hingga mencoba menorehkan malam di atas kain. Dengan antusias, mereka mengikuti setiap tahapan yang diperkenalkan para pengrajin batik Lasem.
Para pengrajin batik yang sebagian besar sudah berusia lanjut menyambut kegiatan ini dengan hangat. Salah satu pengrajin, Parmi, menyebut kegiatan tersebut menjadi angin segar bagi keberlangsungan batik Lasem. Ia berharap generasi muda kelak mampu melanjutkan tradisi membatik dengan sentuhan kreativitas sesuai perkembangan zaman.
Suasana haru sempat terasa saat seorang pensiunan jenderal yang hadir mengaku terharu melihat semangat anak-anak mengenal budaya sejak dini. Kebersamaan semakin hangat ketika Irjen Pol (Purn) Pudji Hartanto, mantan Kakorlantas Polri, turut menghibur dengan menyanyikan lagu anak-anak Di Sini Senang, Di Sana Senang, yang disambut tawa ceria para peserta.
Melalui kegiatan ini, Bhayangkari Cabang Rembang menegaskan komitmennya untuk ikut melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa. Yossy Faisal berharap pengenalan budaya sejak usia dini dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan anak-anak terhadap batik Lasem.
Kunjungan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya membutuhkan peran semua pihak, agar batik Lasem terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.
(daf/daf)





