Menu

Dark Mode

Berita

Realisasi Pajak Daerah Masih Seret, DPRD Desak Pemkab Rembang Bergerak Cepat

badge-check

Anggota Komisi II DPRD Rembang dari Partai Golkar, Maryono. (Foto: rembangsepekan.com) Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Rembang dari Partai Golkar, Maryono. (Foto: rembangsepekan.com)

Rembang – Kinerja penerimaan pajak daerah di Kabupaten Rembang hingga pertengahan tahun ini dinilai belum memuaskan. DPRD setempat meminta pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah konkret untuk menggenjot capaian.

Anggota Komisi II DPRD Rembang dari Partai Golkar, Maryono, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni 2025, realisasi pajak daerah baru mencapai 27 persen dari target yang ditetapkan. Dari target total Rp 177,38 miliar, baru terkumpul sekitar Rp 48,11 miliar.

“Ini sudah masuk semester pertama, tapi capaian pajak masih jauh dari harapan. Pemerintah daerah harus lebih aktif dan serius dalam mengejar target,” kata Maryono saat ditemui wartawan, Jumat (20/6/2025).

Ia mendorong OPD terkait, khususnya yang membidangi urusan perpajakan, untuk tidak hanya mengandalkan pola lama dalam menggali pendapatan. Diperlukan upaya sinergis lintas sektor dan inovasi yang nyata agar target bisa tercapai.

“Kalau tidak ada langkah progresif, target ini akan berat dicapai. Semua pihak yang terlibat harus duduk bersama, bersinergi agar pendapatan daerah bisa optimal,” ujarnya.

Maryono juga menyoroti sektor pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) yang kontribusinya belum signifikan. Data dari Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) menunjukkan, dari target Rp 28,38 miliar, baru terealisasi Rp 6,45 miliar atau sekitar 22,74 persen.

Ia menilai rendahnya angka ini salah satunya dipicu oleh berhentinya operasional PT Semen Gresik di Kecamatan Gunem, yang selama ini menjadi penyumbang besar pajak dari sektor tersebut.

“Setelah PT Semen Gresik berhenti beroperasi, dampaknya langsung terasa di sektor pajak MBLB. Ini harus menjadi perhatian khusus dari Pemkab,” kata Maryono.

Ia menegaskan pentingnya langkah strategis dan terukur agar ketergantungan pada satu sumber pendapatan bisa dikurangi, sekaligus memperkuat fondasi fiskal daerah.

 

(kyv/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

Datang Lur Hari Terakhir Job Fair Rembang, Tersedia 3.200 Lowongan Kerja

23 July 2026 - 10:09 WIB

IMG_9014

Asyik Ngobrol Mobilio Tabrak Truk Parkir di Rembang, Penumpang Mahasiswi Terluka

22 July 2026 - 18:16 WIB

3ffeb2e5-739c-4529-bb95-32560c7ec639

Rumah Janda Ringin Dilalap Api, Diduga Gegara Tungku Pawon Kerugian Rp 90 Juta

22 July 2026 - 12:36 WIB

64222bb5-2a56-434f-a4f3-36b0bf738650

Catat Lur Ini Rangkaian Expo Rembang Mandiri

22 July 2026 - 08:51 WIB

WhatsApp Image 2026-07-22 at 08.46.47

Bupati Rembang Cek Layanan Puskesmas, Soroti Pelayanan dan Kebersihan

21 July 2026 - 08:25 WIB

WhatsApp Image 2026-07-22 at 08.31.20
Trending di Berita