REMBANG – Ribuan kader Fatayat NU dari seluruh Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan halalbihalal dan festival seni dalam rangka Harlah ke-76 Fatayat NU di Pantai Karangjahe, Minggu (19/4/2026).
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang H.M. Hanies Cholil Barro’ turut menghadiri kegiatan tersebut. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya.
Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta pukul 06.30 WIB, dilanjutkan tahlil praacara. Memasuki acara inti, rangkaian dibuka dengan seremoni pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran dan sholawat, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, dan Mars Fatayat NU.
Selanjutnya, agenda diisi sambutan Ketua PC Fatayat NU Rembang, penampilan seni, serta sambutan Plh Bupati Rembang yang sekaligus membuka acara. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sosialisasi STAINU Rembang dan sesi motivasi spiritual.
Ketua PC Fatayat NU Rembang Raabiatul Bisyriyah Sybt menjelaskan tema Harlah ke-76 Fatayat NU, yakni “Berdaya, Berdampak, Mendunia”. Menurutnya, “berdaya” berarti kader Fatayat memiliki kapasitas dan kemandirian di berbagai bidang.
Sementara “berdampak” dimaknai sebagai kehadiran Fatayat NU yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Adapun “mendunia” diartikan sebagai upaya memperluas peran organisasi.
“Mendunia artinya kita tidak perlu jauh ke luar negeri, namun bagaimana nilai-nilai Islam ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah mampu menjadi rahmad dan isnpirasi dimana pun kuta berad,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Plh Bupati Rembang atas dukungan terhadap berbagai kegiatan Fatayat NU, serta berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
Sementara itu, Plh Bupati Rembang M Hanies Cholil Barro’ mengapresiasi Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Rembang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini mencerminkan kekompakan dan soliditas kader.
“Kekompakan Fatayat NU Rembang menjadi modal penting dalam mendukung program pembangunan daerah. Pemkab Rembang pun berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, khususnya Fatayat NU, dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depan,” tutur Gus Hanies.
(daf/daf)






