Menu

Dark Mode

Berita

Rekrutmen Perangkat Desa Sumber Tuai Protes, Warga Pasang Spanduk Kritik

badge-check

Suasana Desa Sumber, Sumber, Rembang mendadak ramai setelah sejumlah spanduk berisi kritik terpasang di titik-titik strategis, Senin (13/4/2026). Foto: rembangsepekan.com Perbesar

Suasana Desa Sumber, Sumber, Rembang mendadak ramai setelah sejumlah spanduk berisi kritik terpasang di titik-titik strategis, Senin (13/4/2026). Foto: rembangsepekan.com

REMBANG – Suasana Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang mendadak ramai setelah sejumlah spanduk berisi kritik terpasang di titik-titik strategis, Senin (13/4/2026). Kemunculan spanduk itu mencerminkan adanya gelombang penolakan dari sebagian warga terkait rencana pengisian perangkat desa.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Jasmadi, menyuarakan keberatannya. Ia menekankan bahwa proses pengisian perangkat desa seharusnya dilakukan secara terbuka dan berpijak pada dasar hukum yang jelas.

Menurut Jasmadi, aspek administratif seperti surat pemberhentian maupun penugasan baru perlu dipastikan terlebih dahulu sebelum tahapan pengisian dijalankan.

“Kalau memang akan ada pengisian, harus terang dulu. Sudah ada surat pemberhentian atau belum? Sudah ada penugasan baru atau belum? Jangan sampai proses berjalan tanpa kejelasan,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan urgensi pengisian jabatan tersebut. Menurutnya, perangkat desa yang ada saat ini masih mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga belum diperlukan penambahan.

“Perangkat yang sekarang masih bekerja dengan baik. Jadi urgensinya apa? Jangan sampai justru menambah beban tanpa kebutuhan yang jelas,” katanya.

Tak hanya itu, Jasmadi juga menyinggung soal penggunaan anggaran. Ia menilai, prioritas desa semestinya diarahkan pada kebutuhan yang lebih mendesak, seperti perbaikan infrastruktur jalan.

“Kondisi jalan di desa masih banyak yang rusak. Itu kebutuhan nyata warga. Jangan sampai anggaran dialihkan ke hal yang belum prioritas,” tambahnya.

Meski bersikap kritis, ia menegaskan tidak memiliki kepentingan pribadi maupun agenda politik di balik pernyataannya.

Di sisi lain, Kepala Desa Sumber Ahmad Mujayin menyatakan bahwa proses pengisian perangkat desa sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa pendaftaran dibuka secara umum bagi seluruh warga negara Indonesia, tanpa pembatasan asal daerah.

“Kalau dibatasi hanya warga lokal, itu justru melanggar aturan. Kami tetap berpegang pada ketentuan hukum,” tegasnya.

Ahmad juga mengaku adanya tekanan dari pihak-pihak tertentu yang mencoba mempengaruhi proses tersebut. Namun, ia memastikan tetap konsisten menjalankan prosedur sesuai regulasi.

Menanggapi pemasangan spanduk penolakan, ia menganggap hal itu sebagai bentuk aspirasi masyarakat, meski cara penyampaiannya dinilai kurang tepat.

“Menyampaikan aspirasi itu sah, tapi sebaiknya dilakukan secara terbuka dan langsung, bukan lewat cara seperti ini,” ujarnya.

Sebagai informasi, seleksi perangkat Desa Sumber dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026. Proses ini bertujuan mengisi dua posisi, yakni Kaur Kesra dan Kasi Perencanaan. Hingga kini, tercatat tujuh orang telah mendaftar, terdiri dari tiga warga desa setempat dan empat peserta dari luar daerah.

(daf/daf)

Comments are closed.

Baca Juga

Identitas Pria yang Ditemukan Mengapung di Pantai Tasikagung Terkuak

29 July 2026 - 13:58 WIB

863a3030-a91d-4a51-ad0b-c19e8f3f998f

Pria Misterius Ditemukan Tewas Mengapung di Pantai Tasikagung Rembang, Polisi Selidiki Identitas Korban

29 July 2026 - 12:28 WIB

ea1b271c-8405-4757-96f5-7efbd8d7985d

Kabar Gembira! Bupati Harno Pastikan Kontrak PPPK Tahap 2 di Rembang Diperpanjang, OPD Diminta Evaluasi Kinerja

28 July 2026 - 09:57 WIB

images (64)

Pertanian Rembang Diperkuat Bantuan Sarpras, Produksi Pangan hingga Tebu Terus Digenjot

27 July 2026 - 09:25 WIB

19AD1127-3833-4F6B-BBEB-0A3D70C07D5D

Stunting di Rembang Turun Jadi 12,2 Persen, Dinkes Sebut Hasil Kerja Lintas Sektor

27 July 2026 - 09:16 WIB

DF62E233-B4DF-4054-85FD-F216EDF5F177
Trending di Berita