Menu

Dark Mode

Berita

Dugaan Perselingkuhan Dua Oknum ASN Puskesmas Pancur Dilaporkan ke Inspektorat

badge-check


					Abdul Munim kuasa hukum korban saat memberikan keterangan pers, Senin (13/10/2025). (Foto: rembangsepekan.com) Perbesar

Abdul Munim kuasa hukum korban saat memberikan keterangan pers, Senin (13/10/2025). (Foto: rembangsepekan.com)

 

REMBANG – Kasus dugaan tindak asusila dan perselingkuhan yang melibatkan dua oknum ASN di Puskesmas Pancur, Kabupaten Rembang, kembali mencuat. Perkara yang disebut terjadi di musala dan rumah mertua salah satu pelaku itu kini resmi dilaporkan ke Inspektorat.

Kuasa hukum keluarga korban, Abdul Munim, mengatakan laporan tersebut diserahkan langsung ke Kepala Inspektorat Rembang, Imung Tri Wijayanti, pada Senin (13/10/2025) siang.

“Kami sudah melayangkan aduan ke Inspektorat karena sampai saat ini belum ada kejelasan penanganan kasusnya,” kata Munim kepada wartawan.

Munim menyebut, dua ASN berinisial D dan A itu sebelumnya juga sudah dilaporkan ke Bupati Rembang dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang oleh pihak keluarga korban. Namun, ia mengaku belum mendapat kejelasan sejauh mana penanganan dilakukan.

“Katanya dua oknum sudah mendapat pembinaan, tapi pembinaannya seperti apa belum jelas. Karena itu kami ajukan laporan resmi agar ada tindak lanjut dan keputusan yang pasti,” ujarnya.

Pihaknya berharap Inspektorat bisa menindaklanjuti laporan tersebut dengan hasil yang transparan.

“Apakah nanti ada sanksi ringan, sedang, atau berat, kami serahkan sepenuhnya kepada Inspektorat,” tambah Munim.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Rembang, Imung Tri Wijayanti, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut. Namun, ia mengatakan penanganan awal perkara itu sudah dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang.

“Sepengetahuan saya, kasus ini sudah diproses oleh BKD. Pembinaan dilakukan oleh atasan langsung, termasuk pemanggilan pihak-pihak yang terlibat,” kata Imung.

Ia menambahkan, pihaknya belum menerima laporan hasil akhir dari BKD. “Apakah ada sanksi atau tidak, saya belum tahu karena yang menangani langsung BKD,” jelasnya.

 

(daf/daf)

Baca Juga

Tiga Truk Terlibat Kecelakaan di Jalur Pantura Kragan, Begini Kondisi Sopir

20 April 2026 - 09:04 WIB

45359e37-ab27-4259-afcc-dcb1b6930112

Ribuan Kader Fatayat NU Padati Pantai Karangjahe Rembang saat Harlah ke-76

19 April 2026 - 10:32 WIB

IMG_3964

Innova Misterius di Candimulyo Diselidiki, Terungkap Identitasnya

17 April 2026 - 10:01 WIB

WhatsApp Image 2026-04-17 at 09.51.26

Kios BRI-Link di Kaliori Dibobol Maling, Uang Rp35 Juta Raib

16 April 2026 - 11:22 WIB

WhatsApp Image 2026-04-16 at 11.20.01

Pemkab Rembang Target Tuntaskan Desa Tanggap Bencana, 199 Desa Masuk Risiko Tinggi

15 April 2026 - 12:48 WIB

cbf65a40-600d-4198-b535-92bea04c6c8d
Trending di Bencana Alam