LASEM – Keunikan tersimpan di kompleks Pasujudan Sunan Bonang, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Umpak atau alas tiang bangunan cungkup pada makam Putri Campa di lokasi tersebut ternyata tidak terbuat dari batu seperti umumnya, melainkan dari tulang ikan.
Keberadaan umpak yang tak biasa itu berada di bagian depan bangunan cungkup makam. Setidaknya ada empat umpak yang menopang tiang, dan seluruhnya berbentuk menyerupai ruas-ruas tulang ikan dengan rongga kecil di bagian dalamnya.
Juru kunci setempat, M Lutfil Hakim, mengatakan umpak tersebut sudah ada sejak lama dan tetap dipertahankan meski bangunan makam telah beberapa kali mengalami pemugaran.
“Ini bukan batu, tapi tulang ikan. Sudah ada sejak dulu dan tetap dipertahankan,” ujarnya.

Umpak tersebut memiliki ketebalan sekitar 13 sentimeter. Jika dilihat dari dekat, bentuknya sangat mirip potongan tulang ikan yang tersusun rapi sebagai penyangga tiang bangunan.
Di dalam cungkup bergaya limasan itu terdapat makam Putri Campa atau yang dikenal masyarakat sebagai Nyai Idrawati.
Putri Campa sendiri dikenal sebagai salah satu murid Sunan Bonang yang berasal dari Campa, wilayah yang kini masuk Kamboja. Masyarakat setempat juga meyakini sosoknya sebagai istri Raja Majapahit, Brawijaya V.
Keunikan umpak dari tulang ikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi peziarah maupun wisatawan yang datang ke kawasan tersebut.
(daf/daf)







Comments are closed.