SEDAN – Pengungkapan kasus kematian remaja yang jasadnya ditemukan terkubur di area perkebunan Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang, mulai menemui titik terang. Aparat kepolisian telah mengamankan terduga pelaku.
KBO Satreskrim Polres Rembang Iptu Widodo Eko Prasetyo menambahkan, pelaku diringkus saat berupaya melarikan diri ke luar daerah.
“Ditangkap di wilayah Pati sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu pelaku berada di atas truk dan diduga hendak kabur. Yang bersangkutan merupakan warga Gandrirojo,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, warga Kabupaten Rembang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat remaja yang terkubur di area perkebunan turut tanah Dukuh Nganguk, Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Rabu (29/4/2026) sore.
Korban berinisial DMF (16), warga Kecamatan Kragan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terkubur pada Rabu (29/4). Peristiwa tersebut sempat membuat geger warga sekitar.
Korban pertama kali dicari oleh teman-temannya karena tidak kunjung pulang. Saat melakukan pencarian di Dukuh Nganguk, mereka menemukan sandal yang diduga milik korban.
Pencarian kemudian mengarah pada sebuah gundukan tanah yang mencurigakan. Gundukan tersebut tertutup ranting jagung, dipenuhi lalat, dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Temuan itu segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas bersama tim Inafis Polres Rembang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan membongkar gundukan tersebut.
Dari hasil pembongkaran, jasad korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan bagian kepala tertutup kaos yang diikat. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Rembang guna keperluan autopsi.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban tewas.
(daf/daf)






