REMBANG-Keberuntungan berpihak kepada Dessy Nur Rosiyanti, warga RT 01 RW 01 Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang. Namanya keluar sebagai pemenang hadiah utama satu unit mobil Toyota Avanza dalam Gelegar Undian Tabungan Masyarakat Desa (Tamades) PT BPR BKK Lasem di Balai Kartini Rembang, Kamis (15/10/2026).
Nomor undian milik Dessy, yakni 29612942, terpilih saat Bupati Rembang, Harno, melakukan pengundian di hadapan para nasabah dan tamu undangan.
Hadiah mobil tersebut menjadi hadiah utama dalam undian yang diikuti nasabah sejumlah produk simpanan PT BPR BKK Lasem. Selain mobil, panitia juga menyediakan 13 unit sepeda motor, 11 unit lemari es, 11 unit televisi, dan 11 unit sepeda gunung atau MTB.
Direktur Utama PT BPR BKK Lasem, Herry Setyo Nugroho, menjelaskan terdapat 36.353.800 nomor undian yang diikutsertakan dalam pengundian tahun ini.
Nomor tersebut berasal dari rekening produk Tabungan Tamades, Tamades Plus, Tamasda, serta deposito yang memenuhi persyaratan. Perhitungan nomor undian didasarkan pada saldo simpanan selama periode Oktober 2025 hingga September 2026.
Untuk Tabungan Tamades dan Tamades Plus, setiap kelipatan saldo Rp100 ribu memperoleh satu nomor undian. Sementara itu, Tabungan Tamasda memberikan satu nomor untuk setiap kelipatan Rp200 ribu, sedangkan deposito memperoleh satu nomor untuk setiap kelipatan Rp1 juta.
Adapun saldo minimum yang dipersyaratkan sebesar Rp1 juta untuk rekening tabungan dan Rp10 juta untuk deposito, dengan ketentuan rekening masih aktif dan saldo tidak nol pada akhir September 2026.
Pemenang diwajibkan mengambil hadiah paling lambat 60 hari sejak tanggal pengundian. Apabila melewati batas waktu tersebut, hak atas hadiah dinyatakan gugur.
Dana Masyarakat Tembus Rp599 Miliar
Di tengah pelaksanaan undian, Herry juga menyampaikan perkembangan kinerja PT BPR BKK Lasem. Hingga akhir triwulan 2026, penghimpunan dana masyarakat tercatat mencapai Rp599 miliar.
Menurutnya, capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan telah melampaui 100 persen dari target dalam rencana bisnis bank.
“Terhadap rencana bisnis bank, pencapaian sudah melampaui 100 persen,” ujarnya.
Herry turut menyampaikan bahwa PT BPR BKK Lasem bersama 33 BPR BKK lainnya di Jawa Tengah tengah menjalani proses transformasi menuju satu entitas perbankan bernama BPR Satu Jawa Tengah.
Ia berharap proses tersebut berjalan lancar dengan dukungan seluruh pihak, terutama nasabah yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada perusahaan.
“Mohon doanya, semoga dimudahkan segala sesuatunya. Kami mengucapkan terima kasih mendalam atas dukungan dan loyalitas Bapak Ibu semua,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Rembang, Harno, menekankan pentingnya keseimbangan antara kebiasaan menabung dan pemanfaatan pinjaman untuk kegiatan produktif.
Menurutnya, lembaga keuangan membutuhkan nasabah yang menyimpan dana sekaligus nasabah yang memanfaatkan pembiayaan untuk menjalankan usaha. Keduanya memiliki peran dalam menjaga perputaran ekonomi.
“Yen nabung kabeh, malah bingung. Yen nyileh kabeh, yo podho wae,” ujar Harno berseloroh.
Ia menjelaskan, masyarakat perlu membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung. Namun, ketika memiliki kebutuhan permodalan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pembiayaan secara bijak sesuai kemampuan dan perencanaan usaha.
Harno menilai peluang bisnis di Kabupaten Rembang masih terbuka lebar. Karena itu, masyarakat didorong untuk lebih jeli melihat peluang usaha dan membangun kerja sama agar kegiatan ekonomi terus berkembang.
“Peluang bisnis di Kabupaten Rembang masih sangat terbuka. Masyarakat bisa bekerja sama, baik yang menabung maupun yang meminjam untuk usaha, sehingga perekonomian di Kabupaten Rembang bisa berjalan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tujuan menabung tidak semata-mata untuk mendapatkan hadiah undian. Lebih dari itu, kebiasaan menabung merupakan bagian dari upaya membangun pengelolaan keuangan yang sehat.
Dengan demikian, momentum undian Tamades diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemberian apresiasi kepada nasabah, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin bijak mengelola keuangan dan memanfaatkan peluang usaha di Kabupaten Rembang.







Comments are closed.